Pada awalnya, semua
orang bangga dengan pilihanya, tapi pada akhirnya, tidak semua orang setia pada
pilihanya,saat ia sadar bahwa yg di pilih mungkin tidak sepenuhnya seperti yang
di impikan, hal tersulit dalam hidup, adalah bukanlah memilih namun bertahan
pada pilihan, sedikit waktu mungkin sudah cukup, untuk menentukan pilihan, tapi
untuk bertahan pada pilihan tersebut, mungkin harus menghabiskan waktu, seumur
hidup. Biarkan aku sejenak mengingat bayangmu walau tak akan pernah bisa ku
gapai dan sentuh jemarimu. Malam ini biarkan aku sejenak membayangkan sesosok
dirimu yang mungkin telah jauh meninggalkan langkah kakiku, namun malam ini
hentakaan kakimu turut datang menemani tidurku.
Kasihku indahnya membayangkan
dirimu yang kini sudah tidak lagi bersamaku, maafkan semua salahku kepadamu
yang telah
mencoret sedikit
titik putihmu, maafkan aku yang telah
mencoret anganmu pada sang
mantanmu.

Kau memang wanita dambaan semua priya walau sekarang kau tidak lagi
jadi milikmu namun rasa sayangku padamu tidak akan hilang di hempas angin. Aku
selalu berdo’a dalam hati semoga engkau mendapatkan pasangan yang lebih baik,
dan lebih dari semua yang aku milikki, jika dia tidak melebihi cintaku kepadamu
buanglah dia dan gantilah dengan priya yang melebihi semuanya dariku untukmu.
Aku berdo’a di dalam setiap langkahku semoga engkau menjadi seorang mami yang
membanggakan bagi anak-anakmu dan bisa mendidiknya lebih dari orang tuamu
mendidik kamu bisa sampai besar seperti ini. Kaulah perhiasan dunia yang
mendekati sempurna karena kesempurnaan hanyalah milik Allah.
Jadilah wanita
yang taat oleh imammu kelak jika kamu sudah dewasa, jadikan dirimu pribadi yang
selalu mementingkan kepentingan
umum
dulu dari pada kepentingan dirimu sendiri. Aku berdo’a dalam setiap langkahku
semoga kau selalu di lindungi oleh Allah dan selalu di jaga langkah demi
langkah kakimu. Semoga orang tuamu lebih mengerti keadaanmu dan
lebih memahami sesosok yang mau menginjak
dewasa. Aku di sini baik-baik saja tanpa usah kau fikirkan, aku bisa hidup
tanpamu wahai pujaan hatiku walau terkadang satu dua jam aku masih sanat ingin
bersamamu. Namun aku sadar bahwa mencintai seseorang tidak boleh melebihi batas
cintanya kepada Allah. Jadi aku cinta kamu hanyalah karena Allah, Allah lah
yang mempertemukan kita dalam suatu tempat dan Allah lah yang memisahkan kita.
Kalau cinta karena Allah mungkin kita tidak akan sampai lara hati,
sampai-sampai bunuh diri, cinta karena nafsulah yang menjadikan orang sampai
bunuh diri lupa diri dan makan pun sendiri tanpa tidak lagi mengenal siapa yang
ada di sekelilingya. Cintai aku karena Allah kalau mungkin rasa itu masih ada
dan jangan cintai aku dengan semua kelebihanku, namun kenapa diri kita tidak
bisa membuang nafsu itu jauh-jauh?
Salam untuk kamu
yang ada di sana semoga sehat selalu dan jangan lupan kunjungi blog q
Cumacoretanq.blogspot.comJ
wasalaaammm,,,,,